Juli 5, 2020

Pengalaman Duri Ikan Nyangkut di Tenggorokan dan Cara Saya Mengatasinya.

Duri ikan yang nyangkut di tenggorokan sebenarnya masalah sepele tetapi benar-benar menyiksa. Terlebih jika beberapa cara untuk mengatasinya tidak berhasil. Untuk itu, saya berbagi pengalaman saya mengatasi duri ikan yang nyangkut di tenggorokan atau leher.

lezatnya lauk ikan

Sore itu saya pulang kerja dengan perut yang sangat lapar. Sampai di rumah, saya langsung membuka tudung saji untuk melihat makanan yang di siapkan istri. Melihat tumpukan ikan pindang dengan bumbu balado, rasa lapar pun semakin memuncak. Saya langsung bergegas mengambil nasi, sebuah ikan pindang, dan mengambil beberapa sendok bumbu balado untuk di oles-oleskan ke nasi.

Waktu itu saya makan begitu lahap, hingga ketika sedang mengunyah makan tiba-tiba saya merasa ada duri ikan di mulut dan entah mengapa saya memilih menelannya. Dan tak diduga, duri ikan pindang yang saya telan nyangkut di tenggorokan. Seumur-umur baru kali ini saya mengalaminya. Saya pun panik dan langsung minum segelas air putih, ternyata gak ngefek. Saya coba masukkan jari tangan saya ke mulut untuk mengambil duri yang nyangkut, tetapi yang saya lakukan malah bikin tenggorkan saya luka dan berdarah. Saya pun makin panik, namun saya mencoba bersikap tenang agar istri saya tidak ikut panik. Saya coba buka hape untuk googling untuk cepat-cepat mengatasi hal ini, karena rasanya gak nyaman dan menyiksa.

Berikut adalah tips-tips yang saya dapatkan dari internet dan saya praktekan tetapi tidak berhasil.

1. Batuk

Saya mencoba batuk-batuk dengan keras, berharap duri bisa keluar. Tapi yang terjadi justru malah saya jadi muntah dan hidung tersumbat seperti orang sedang pilek. Cara ini mungkin berhasil jika duri ikan belum masuk terlalu dalam.

2. Minum air garam

Air garam diharapkan dapat membuat duri ikan yang nyangkut bisa luruh. Saya sudah mencoba minum air garam bahkan hingga beberapa gelas. Saya kumur-kumur kemudian menelannya, hasilnya sama saja. Ketimbung perut kembung kebanyakan minum air, akhirnya saya berhenti menggunakan cara ini.

3. Makan kepalan nasi

Istri saya yang melihat saya terlihat panik menyuruh saya makan nasi hangat yang dibentuk bola-bola kecil. Katanya sih itu cara yang ampuh buat mengusir duri ikan dari tenggorokan. Dalam tips yang saya baca di situs daring juga mengatakan demikian. Saya coba menelan beberapa bola nasi, tetapi tidak berhasil. Dan yang terjadi, perut saya malah kekenyangan gara-gara kebanyakan makan nasi dan minum air. Saya memilih istirahat dulu sebelum mencoba cara lain.

4. Minum minyak zaitun

Minyak Zaitun bisa digunakan sebagai pelumas alami. Dengan meminumnya saya berharap duri ikan bisa luruh karena tenggorokan jadi licin. Saya coba minum 1 sendok minyak zaitun kemudian makan bola-bola nasi, namun hasilnya tetap nihil.

5. Makan pisang

Tekstur buah pisang yang lembek dan sedikit lengket membuat saya yakin cara ini berhasil meluruhkan duri ikan yang nyangkut. Dari yang saya baca, pertama ambil satu gigitan besar pisang kemudian diamkan di dalam mulut terlebih dahulu agar air liur terserap. Setelah itu, pisang ditelan. Saya coba praktekan, duri ikan tetap tidak bergerak dan tetap nyangkut.

6. Pergi ke Dokter THT

Karena berbagai cara sudah saya coba namun tidak berhasil, akhirnya keesokan harinya saya memutuskan ke dokter THT. Ketika memeriksa, dokter mengeluarkan sebuah alat berbentuk siku dan ditempel sambil ditekan ke lidah untuk membuka mulut lebar-lebar. Setelah beberapa menit diperiksa, dokter tidak menemukan duri ikan yang nyangkut. Saya kemudian menanyakan mengenai kamera yang bisa dimasukkan ke tenggorokan, ternyata tidak punya. Sepertinya alat itu hanya dimiliki oleh dokter yang praktek di kota besar atau rumah sakit besar. Akhirnya saya hanya di beri resep penghilang nyeri dan antibiotik.

Saya juga menanyakan ke dokter mengenai bahaya duri ikan yang nyangkut di tenggorokan terlalu lama. Kata dokter, bahayanya lama-lama bisa infeksi.  Maka dari itu, saya diberi obat antibiotik. Masih menurutnya, mungkin juga duri itu sebenarnya sudah luruh dan memang rasa nyerinya seperti itu, seperti ada yang nyangkut. Tetapi saya yakin, ini duri masih benar-benar nyangkut di tenggorokan, karena saya  merasakan seperti ada benda tajam seperti menusuk-nusuk, bukan sekedar nyeri.

Setelah dokter THT tidak berhasil mengambil duri di tenggorokan saya, saya tidak lagi hanya panik, tetapi mulai stres. Dengan wajah yang kusut, saya kemudian berinisiatif curhat kepada teman sekaligus tetangga saya. Siapa tahu dia mempunyai cara jitu mengatasinya. Dan, kebetulan sekali teman saya ini ternyata juga pernah mengalaminya dan memberi resep yang ampuh.

Tips mengatasi duri ikan yang nyangkut di tenggorokan atau leher

Teman saya menyarankan saya untuk makan sesuatu yang agak padat, agak keras dan kalau bisa lengket, contohnya jadah ketan. Namun, karena hari masih siang, sulit juga mencari penjual jadah ketan. Kemudian teman saya menawarkan untuk mencoba pake nasi tiwul dulu, kebetulan hari itu dia sedang buat. Katanya, itu juga ampuh.

Saya agak skeptis dengan apa yang ditawarkan teman saya. Jika melihat teksturnya yang tercerai berai, jelas ini meragukan, tapi tidak ada salahnya mencoba.

Pertama nasi tiwul saya bentuk bola-bola kecil, kemudian saya telan tanpa mengunyahnya. Menelan bola nasi tiwul lebih sulit ketimbang bola nasi.  Tidak seperti dugaan saya, setelah dibuat bola-bola kecil, teksturnya menjadi padat dan keras. Saya merasa kesulitan saat menelannya. Dan ajaibnya, duri ikan yang nyangkut langsung luruh. Dari saran teman saya tersebut saya jadi menyadari, kalau percobaan sebelumnya menggunakan bola-bola nasi putih mungkin juga akan berhasil jika sudah didinginkan dan dibiarkan agak keras terlebih dahulu.

Saat itu juga, saya bisa tersenyum ceria lagi. Rasa menusuk-nusuk di tenggorokan sudah tidak terasa lagi. Namun rasa sakitnya masih terasa. Setelah duri ikan itu luruh, apa yang dikatakan dokter memang benar. Tenggorokan akan terasa seperti sedang radang, dan saya rasakan bahkan hingga satu minggu.

Tips makan ikan agar duri tidak nyangkut di tenggorokan lagi

Berikut tips dari saya agar duri tidak nyangkut saat makan ikan:

  1. Jangan lupa baca doa sebelum makan
  2. Jangan makan sambil berbicara
  3. Makan jangan terburu-buru
  4. Makan ikan sebaiknya tidak usah pakai sendok, pakai tangan saja

Intinya, ketika makan sebaiknya pelan-pelan dan hati-hati, terutama makan lauk ikan. Setelah kejadian duri ikan nyangkut di tenggorokan ini, saya tidak akan kapok makan ikan, karena ikan itu lezat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *